Kamis, 19 April 2012

London Kota Bebas Berjudi

London adalah salahsatu kota megapolitan di dunia. Meskipun begitu London tidak sebising kota-kota besar seperti Jakarta atau Mexico. Suasana di kota London jauh lebih hening karena jumlah kendaraan sangat terbatas. Kota London lebih banyak didominasi oleh Double-Decker, sarana transportasi umum bus dua lapis berwarna merah yang dikelola oleh pemerintah setempat. Di kota London jumlah pengendara mobil pribadi pun terbatas. Mereka berpikir beberapa kali untuk lebih banyak menggunakan mobil pribadi, selain karena pajak kendaraan yang cukup mahal, tarif parkir pun cukup tinggi. Warga kota London lebih hati dalam urusan berlalu lintas. Maka tak heran, sebesar-besarnya kota London, masih jauh lebih lengang ketimbang kota-kota besar lainnya.

Di luar urusan kendaraan, lalulintas keluar masuk uang rakyat kepada kas negara pun sangat besar dari sektor judi. Perjudian di kota London dan seluruh wilayah di Britania Raya termasuk di Irlandia Utara dan Wales mendapatkan legalitas dari pemerintah. Pengakuan pemerintah Inggris terhadap praktik perjudian bisa terlihat dari adanya British Nasional Lottery yang mengatur masalah praktik-praktik perjudian. Jenis-jenis perjudian di kota London di antaranya Euro Million Lottery, Powerball Lottery, Mega Millions Lottery, New York Lottery, Irish Lottery, UK National Lottery, Canada 649 Lottery, dan Lotto. Eksistensi bandar-bandar perjudian itu dipantau oleh British Lottery Commision dan The National Lottery Commission. Lembaga tersebut bertanggungjawab atas lisensi dan regulasi praktik perjudian di Inggris.

Lembaga tersebut memberikan perlindungan terhadap integritas perjudian, melindungi para pejudi, dan mereka melakukan seleksi kepada para operator judi (lottery).

The National Lottery Commission adalah lembaga yang bersifat Non-Departmental Public Body, lembaga ini disponsori oleh Departemen Kebudayaan, Media Massa and Olahraga salahsatunya adalah sepakbola. Pemerintahan koalisi Inggris menyatakan pada tahun 2010 bahwa lembaga-lebaga yang mengatur praktik perjudian dimerger menjadi Gambling Commision atau komisi perjudian. Agar lebih mampu menyedot dana sebesar-besarnya, markas lembaga tersebut dipusatkan di kota Birmingham. Birmingham adalah salahsatu kawasan di Pusat London. Gambling Commision mulai melakukan aktivitas di Birmingham sejak Januari 2011. ***

Sabtu, 14 April 2012

Warga London Jarang Mandi

Sudah bukan rahasia lagi jika warga kota London jarang mandi. Salahsatu faktor penyebabnya adalah suhu di kota itu sangat rendah sehingga air terasa sangat dingin. Suhu rata-rata di London, secara umum di Britania Raya, mencapai -1. Pada pagi hari saat bangun tidur, warga kota London cukup cuci muka dan menyikat gigi. Mereka mengaku tidak tahan jika harus mandi dengan air sedingin itu. Biasanya mereka mandi pada sore hari menggunakan air hangat yang disediakan dengan alat water heater atau pemanas air. Jika water heaternya rusak maka sudah dipastikan mereka tidak mandi seharian. Meskipun begitu, mereka ada pula yang benar-benar malas mandi. Ada banyak di antaranya yang mandi hanya sekali dalam seminggu. Sudah dipastikan badan mereka lumayan bau. Orang-orang yang badannya bau di London, sudah dianggap tidak asing lagi. Mereka sudah memaklumi satu sama lain. Apalagi kebanyakan warga London mengkonsumsi wine (minuman hasil fermentasi anggur) dan bawang putih untuk mengurangi rasa dingin di tubuhnya.

Kita pun sudah mengetahui bahwa orang-orang London untuk cebok pun menggunakan tissue. Bukan masalah kelangkaan air melainkan mereka tak tahan dengan air yang sangat dingin.

Untuk menghemat air panas, mereka mandi dengan cara berendam di bak khusus untuk mandi. Berendamnya cukup lama dengan menggunakan sabun sehingga jaringan kulit yang sudah rusak (bahasa Sunda : daki) bisa mengelupas dengan mudah. ***

Kamis, 12 April 2012

Sakura London


Sakura (桜, 櫻?) bersama dengan bunga seruni, merupakan bunga nasional Jepang yang mekar pada musim semi, yaitu sekitar awal April hingga akhir April.
Sakura dapat terlihat di mana-mana di Jepang, diperlihatkan dalam beraneka ragam barang-barang konsumen, termasuk kimono, alat-alat tulis, dan peralatan dapur. Bagi orang Jepang, sakura merupakan simbol penting, yang kerap kali diasosiasikan dengan perempuan, kehidupan, kematian, serta juga merupakan simbol untuk mengeksperesikan ikatan antarmanusia, keberanian, kesedihan, dan kegembiraan. Sakura juga menjadi metafora untuk ciri-ciri kehidupan yang tidak kekal.

Ciri khas sakura jenis someiyoshino adalah bunganya yang lebih dahulu mekar sebelum daun-daunnya mulai keluar. Puluhan, ratusan, bahkan ribuan batang pohon yang berada di lokasi yang sama, bunganya mulai mekar secara serentak dan rontok satu per satu pada saat yang hampir bersamaan.

Bunga sakura jenis someiyoshino hanya dapat bertahan kurang lebih 7 sampai 10 hari dihitung mulai dari kuncup bunga terbuka hingga bunga mulai rontok. Rontoknya bunga sakura tergantung pada keadaan cuaca dan sering dipercepat oleh hujan lebat dan angin kencang. Beberapa jenis burung dikenal suka memakan bagian bunga yang berasa manis, sedangkan burung merpati memakan seluruh bagian bunga.

Kesempatan langka piknik beramai-ramai di bawah pohon sakura untuk menikmati mekarnya bunga sakura disebut hanami (ohanami). Saat melakukan hanami adalah ketika semua pohon sakura yang ada di suatu tempat bunganya sudah mekar semua.

Di Jepang terdapat standar untuk menyampaikan informasi tingkat mekar bunga sakura, mulai dari terbukanya kuncup bunga (kaika), mekarnya 10% dari kuncup bunga yang ada di pohon (ichibuzaki) sampai bunga mekar seluruhnya (mankai). Bunga yang rontok segera digantikan dengan keluarnya daun-daun muda. Pohon sakura yang bunganya mulai rontok dan mulai tumbuh daun-daun muda sebanyak 10% disebut ichibu hazakura. Sementara itu, pohon sakura yang semua bunga sudah rontok dan hanya mempunyai daun-daun muda disebut hazakura (sakura daun).

Bunga dari pohon jenis yamazakura mekar lebih lambat dibandingkan jenis someiyoshino dan bunganya mekar bersamaan dengan keluarnya daun-daun muda.

Sakura dan buah ceri

Buah ceri dari pohon sakura yang untuk dinikmati bunganya

Pohon sakura menghasilkan buah yang dikenal sebagai buah ceri (bahasa Jepang: sakuranbo). Buah ceri yang masih muda berwarna hijau dan buah yang sudah masak berwarna merah sampai merah tua hingga ungu. Walaupun bentuknya hampir serupa dengan buah ceri kemasan kaleng, buah ceri yang dihasilkan pohon sakura ukurannya kecil-kecil dan rasanya tidak enak sehingga tidak dikonsumsi.

Pohon sakura yang menghasilkan buah ceri untuk keperluan konsumsi umumnya tidak untuk dinikmati bunganya dan hanya ditanam di perkebunan. Produsen buah ceri terbesar di Jepang berada di Prefektur Yamagata. Buah ceri produk dalam negeri Jepang seperti jenis sato nishiki harganya luar biasa mahal. Di Jepang, buah ceri produksi dalam negeri hanya dibeli untuk dihadiahkan pada kesempatan istimewa. Buah ceri yang banyak dikonsumsi masyarakat di Jepang adalah buah ceri yang diimpor dari negara bagian Washington dan California di Amerika Serikat.

Di London, pohon Sakura pun tumbuh dengan baik. Pohon Sakura dapat dijumpai di pusat kota London, tepatnya di Regent Park.*** (Wikipedia, Endang Suhendar, Marsiti, dan beberapa sumber lainnya)




Blog LONDON


Selamat Datang di Blog LONDON. Blog ini merupakan hasil kajian langsung tentang kota London. Kajian tentang London dilakukan sejak April 2011 dan genap satu tahun ini, penulis memulai menurunkannya ke dalam sebuah blog bertajuk LONDON. Semoga blog ini bisa bermanfaat bagi semua kalangan. Bahan-bahan dikumpulkan dari hasil jelajah internet, wawancara melalui situs jejaring sosial Facebook, dan kunjungan langsung ke London pada bulan Desember 2011. Penulis mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan baik di Indonesia maupun kawan-kawan di London.

-Endang Suhendar-